PELAKSANAAN LAYANAN INTERVENSI KONSELING DALAM PENGENTASAN KENAKALAN ANAK

Studi Kasus di SMA Negeri 5 Semarang

  • ym indarwati rahayu IKIP Veteran Jawa Tengah

Abstract

Bentuk-bentuk kenakalan peserta didik sangat beragam, seperti halnya: perilaku yang sering terlibat tawuran antar sekolah, suka merokok, membolos sekolah, berkelahi, meminum-minuman keras dan menggunakan obat-obat terlarang, namun di tempat penelitian bentuk kenakalan tersebut hanya terkait dengan suka merokok, membolos sekolah, dan berkelahi (ringan) masih dalam lingkungan sekolah. Secara umum faktor penyebab tersebut berasal dari dalam (internal) dan dari luar (eksternal). Faktor internal dapat meliputi: personality (kepribadian), bio-fisik, intelegency quotient (I.Q), umur, jenis kelamin, dan kedudukan dalam keluarga. Faktor eksternal meliputi: lingkungan keluarga, lingkungan sosial budaya, lingkungan sekolah, media komunikasi massa, dan konflik kebudayaan.  Faktor internal antara lain juga disebabkan: faktor intelegensi, gangguan emosional, reaksi frustasi negatif, konflik batin, lemahnya kemampuan dalam pembentukan hati nurani, motivasi dan konflik batin.  Remaja cenderung lebih suka meniru segala sesuatu yang dilakukan oleh teman-temannya dengan alasan apabila tidak dilakukan mereka akan dijauhi. Di tambah kurangnya kontrol dari orang tua sebagai akibat kesibukannya, maka anak menjadi terlalu bebas bergaul dengan siapa saja tanpa bisa membedakan mana yang baik dan mana yang buruk.


Penelitian menggunakan pendekatan deskriptif kuantitatif dengan subjek 98 pelajar SMA. Alat pengumpulan data utama  adalah angket dengan teknik analisis deskriptif persentase (DP). Hasil penelitian menunjukkan bahwa persepsi peserta didik terhadap: (1)  bentuk dan faktor penyebab kenakalan anak diperoleh frekwensi terbesar 81 atau 82,65% dengan kriteria cukup  baik; (2)  tanggapan peserta didik terhadap intervensi konseling  diperoleh skor tertinggi 82 atau 83,67% dengan kriteria sangat baik; dan (3) tanggapan peserta didik terhadap model penanganan melalui intervensi konseling oleh guru BK diperoleh skor tertinggi 86 atau 87,76 dengan kriteria sangat baik.

Published
2018-04-30
How to Cite
RAHAYU, ym indarwati. PELAKSANAAN LAYANAN INTERVENSI KONSELING DALAM PENGENTASAN KENAKALAN ANAK. PAWIYATAN, [S.l.], v. 25, n. 01, p. 37-46, apr. 2018. Available at: <http://e-journal.ikip-veteran.ac.id/index.php/pawiyatan/article/view/631>. Date accessed: 21 may 2018.
Section
Articles