IMPLEMENTASI NILAI-NILAI KARAKTER DALAM PEMBELAJARAN SEJARAH

nilai karakter, pembelajaran sejarah

  • Zusrotin Zusrotin ikip veteran

Abstract

Negara-bangsa Indonesia memiliki keberagaman, baik suku bangsa, agama, budaya, ethnis, ras, kewilayahan, dan sebagainya.  Nilai-nilai  multikultural (multicultural values) untuk dimasukkan ke dalam kurikulum merupakan kebutuhan yang   sangat urgen, setidaknya di “titipkan” pada mata pelajaran lain yang relevan, seperti: PKn, Sejarah, dan  Agama.  Pendidikan multikultural mencakup seluruh peserta didik tanpa membedakan kelompok, seperti: gender, etnik, ras, suku bangsa, budaya, strata sosial, kewilayahan, dan agama, yang telah menjadi tuntutan dan keharusan  dalam membangun Indonsia baru. Namun perlu disadari,  pendidikan multikultural memerlukan kajian yang mendalam tentang konsep dan praksis pelaksanaannya, bahkan  hingga saat ini konsep pendidikan multikultural belum dikaji secara serius dalam dunia pendidikan. Namun bila ditilik secara yuridis, sebetulnya Undang-Undang No. 20/2003 tentang Sistem Pendidikan Nasional telah memberi peluang untuk menjabarkan lebih lanjut terhadap konsep pendidikan multikultural, melalui lembaga  pendidikan yang mempertimbangkan nilai-nilai kultural masyarakat dan suku bangsa yang ber-Bhineka Tunggal Ika

Published
2017-12-27
How to Cite
ZUSROTIN, Zusrotin. IMPLEMENTASI NILAI-NILAI KARAKTER DALAM PEMBELAJARAN SEJARAH. PAWIYATAN, [S.l.], v. 24, n. 2, p. 76-85, dec. 2017. Available at: <http://e-journal.ikip-veteran.ac.id/index.php/pawiyatan/article/view/569>. Date accessed: 20 june 2018.
Section
Articles