MENINGKATKAN PEMAHAMAN TENTANG MATERI BATU-BATUAN MELALUI METODE KARYA WISATA

  • Rumiyanti Rumiyanti IKIP Veteran Semarang

Abstract

Pelajaran IPS disusun secara sistematis, komprehensif, dan terpadu dalam proses pembelajaranmenuju kedewasaan dan keberhasilan dalam kehidupan di masyarakat. Dengan pendekatan tersebut diharapkan peserta didik akan memperoleh pemahaman yang lebih luas dan mendalam pada bidang ilmu yang berkaitan. Penelitian ini bertujuan untuk (1) mengenalkan kepada siswa mengenai metode karya wisata (2) Mengetahui kesulitan-kesulitan yang dihadapi oleh siswa dalam kegiatan belajar memahami materi batu-batuan (3) Meningkatkan kemampuan siswa dalam mengenal, memahami, dan menjelaskan mengenai materi batu-batuan. Permasalahan yang dihadapi siswa dalam belajar batu-batuan yaitu Hasil belajar siswa belum sesuai dengan harapan guru dengan kurangnya penjelasan yang lebih rinci mengenai materi dengan menggunakan metode karya wisata, Kurangnya minat siswa untuk belajar mengenal dan mempelajari IPS serta Kurangnya fasilitas dalam proses pembelajaran sehingga membuat siswa tidak tertarik / tidak antusias dalam menerima pembelajaran. Dengan menggunakan metode karya wisata siswa menemukan hal baru dalam belajar sehingga menumbuhkan semangat siswa untuk mempelajari materi batu-batuan. Jenis penelitian ini adalah penelitian tindakan kelas (PTK) dengan tujuan untuk memperbaiki kualitas praktek pembelajaran IPS secara berkesinambungan sehingga dapat meningkatkan hasil belajar anak. Penelitian ini dilaksanakan dengan 2 siklus, yaitu siklus I dan siklus II. Objek penelitian adalah siswa kelas V SD Negeri Pilangsari Kecamatan Wonosalam Kabupaten Demak. Hasil penelitian menunjukkan bahwa pada siklus I belum nampak hasil yang diharapkan dari penggunaan metode sebelumnya pada pembelajaran batu-batuan dengan nilai aspek kognitif 40%, afektif 49.65%, Psikomotorik 36.91% Pe. Sedangkan pada siklus II sudah menunjukkan hasil yang diharapkan dari penggunaan metode karya wisata pada pembelajaran batu-batuan yaitu dengan nilai aspek kognitif 89.41%, afektif 88%, dan psikomotorik 92,21%. Peserta didik sudah bisa menyesuaikan diri terhadap kegiatan pembelajaran menggunakan metode karya wisata. Beberapa peserta didik sudah berani bertanya kepada guru tentang materi batu-batuan.

 

Kata kunci: Metode karya Wisata, Penelitian Tindakan kelas, Batu-batuan

Author Biography

Rumiyanti Rumiyanti, IKIP Veteran Semarang
  
Published
2014-10-28
How to Cite
RUMIYANTI, Rumiyanti. MENINGKATKAN PEMAHAMAN TENTANG MATERI BATU-BATUAN MELALUI METODE KARYA WISATA. GEOGRAFI, [S.l.], v. 2, n. 1, oct. 2014. Available at: <http://e-journal.ikip-veteran.ac.id/index.php/geografi/article/view/333>. Date accessed: 13 dec. 2017.
Section
Articles