Ketahanan Membaca Guru Smk Teknik Mesin Otomotif Di Kota Semarang

  • Ngubaidi Achmad, Sumaryono IKIP Veteran Semarang

Abstract

Budaya baca masyarakat rendah. Seberapa rendah budaya baca tersebut. Maka digunakan alat ukur ketahanan membaca dengan satuan jumlah halaman per hari rata-rata yang dibaca. Guru SMK Teknik Mesin Otomotif sebagai subyek penelitian di Kota Semarang. Karena guru sebagai pemberdaya budaya baca siswa yang akan menjadi anggota masyarakat. Melalui pendiskripsian halaman membaca antara guru yang mendapat tunjangan profesi dengan yang belum. Untuk menjawab pertanyaan apakah tunjangan profesi ikut andil dalam peningkatan kualitas para gur. Hasil penelitian rerata keseluruhan ketahanan membaca guru  SMK Teknik Mesin Otomotif 2,46 halaman/hari untuk kategori yang sudah dan belum menerima tunjangan profesi masing-masing 2,55 dan 2,27 halaman/hari. Hal tersebut dinyatakan tidak ada perbedaan yang signifikan sehingga tunjangan profesi belum terlihat untuk peningkatan kualitas diri melalui ketahanan membaca. Hal ini karena semangat membaca masih didominasi factor ekstern yaitu untuk menjawab pertanyaan yang akan segera muncul.

 

Keywords : ketahanan membaca, guru SMK
Published
2015-10-11
How to Cite
SUMARYONO, Ngubaidi Achmad,. Ketahanan Membaca Guru Smk Teknik Mesin Otomotif Di Kota Semarang. GARDAN, [S.l.], v. 5, n. 1, oct. 2015. Available at: <http://e-journal.ikip-veteran.ac.id/index.php/gardan/article/view/431>. Date accessed: 12 dec. 2017.
Section
Articles