PELESTARIAN MOTIF BATIK BATANG - PEKALONGAN : UNTUK MENINGKATKAN KESEJAHTERAAN MASYARAKAT DALAM KURUN 5 TAHUN (2009-2014)

  • Emilda Evi Yuli Wijayanti IKIP Veteran Semarang

Abstract

Batik adalah salah satu busana tradisional di Indonesia yang menggambarkan salah satu karya agung bangsa kita. Proses pembuatannya mengandung makna kesabaran yang cukup tinggi. Begitu pun dalam hal pemakaian, batik tidak boleh sembarangan, ada caranya, digunakan untuk apa, dan harus disesuaikan motifnya. Kain batik yang ada di daerah-daerah seluruh Indonesia mempunyai atau dicirikan dengan motif yang berbeda-beda. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui (a)Untuk mengetahui corak motif batik Batang dan Pekalongan. (b) Untuk mengetahui bagaimana peran motif batik dalam meningkatkan kesejahteraan masyarakat Batang dan Pekalongan. (c) Untuk mengetahui bagaimana upaya pelestarian motif batik. (d) Untuk mengetahui kendala di dalam pembuatan batik.       Jenis Penelitian ini adalah kualitatif penelitian yang bermaksud untuk memahami fenomena tentang apa yang dialami oleh subjek penelitian secara holistik dan dengan cara deskripsi dalam bentuk kata-kata dan bahasa pada suatu konteks khusus yang alamiah dan dengan memanfaatkan berbagai metode alamiah. Hasil Penelitian menunjukkan bahwa Batik Batang dan Pekalongan memiliki corak motif yang berbeda misalnya dari pewarnaan sendiri, batik Pekalongan memiliki pewarnaan yang warna-warni dan menarik, sedangkan di Batang memiliki warna yang agak gelap seperti warna laseman dan slogan, batik Batang memang kurang dikenal oleh masyarakat karena warnanya yang kurang menarik. Contoh batik tulis tiga negeri seperti batik motif hias tambal, motif materos, motif pelo ati, motif kotak-kitir, motif lancur yang coraknya berbeda dengan daeah lain. Dengan adanya home Industri batik di Batang dan Pekalongan kehidupan masyarakat menjadi lebih sejahtera, karena  pekerjaan membatik bisa mencukupi kebutuhan keluarga dan bisa mensekolahkan anak-anak, dan juga bagi penerus usaha batik bisa mencukupi kebutuhan keluarga dari kebutuhan primer maupun sekunder. Terutama di dalam pembuatanya batik banyak mengalami kendala saat musim hujan, karena pengeringan lebih bagus menggunakan sinar  matahari.Di dalam usaha turun temurun usaha batik  juga mengalami kendala seperti adannya persaingan batik yang sekarang mengalami kemajuan dan persaingan dengan pengusaha batik, menggunakan alat modern, dan pabrik-pabrik batik yang semakin canggih yang dapat memproduksi batik secara besar-besaran.

 

Kata Kunci : Pelestarian Motif batik batang-pekalongan meningkatkan kesejahteraan.

Published
2014-11-28
How to Cite
WIJAYANTI, Emilda Evi Yuli. PELESTARIAN MOTIF BATIK BATANG - PEKALONGAN : UNTUK MENINGKATKAN KESEJAHTERAAN MASYARAKAT DALAM KURUN 5 TAHUN (2009-2014). DIMENSI, [S.l.], v. 2, n. 1, nov. 2014. Available at: <http://e-journal.ikip-veteran.ac.id/index.php/dimensi/article/view/371>. Date accessed: 14 dec. 2017.
Section
Artikel